Menemukan Surga Tersembunyi di Sekitar Gunungtua

Matahari baru saja merangkak naik waktu sya menyusuri jalan setapak menuju Air Terjun Sipangnga. Spot tersembunyi di perbatasan Tapanuli Selatan ini cuma punya jejak sepatu bot petani lokal sebagai petunjuk. Curug setinggi 15 meter itu jatuh bebas ke kolam kecil yang airnya sebiru langit. Inilah liburan yang sya cari: tenang, autentik, jauh dari keramaian.
Potensi Wisata Tersembunyi di Kawasan Gunungtua
Selama tiga tahun terakhir, sya sengaja menjelajahi sudut-sudut jarang dijamah di sekitar Gunungtua. Salah satu temuan favorit adalah Bukit Tandang. Lereng berbatu ini menyuguhkan pemandangan 360° ke hamparan sawah dan hutan. Untuk mencapainya sya harus naik ojek lokal. Sewa Rp50.000 sudah pulang-pergi dari pusat kota. Tidak ada tiket masuk. Cuma kotak sumbangan sukarela untuk perawatan jalur pendakian.
Yang bikin liburan di spot begini istimewa adalah interaksi sama masyarakat. Di Desa Janji Maria sya diajak ibu-ibu setempat ikut memetik kopi di kebun mereka. Bukan wisata yang dikemas khusus. Ini keseharian warga yang dengan senang hati ngajak tamu berpartisipasi. Menurut situs resmi pariwisata Indonesia, konsep community-based tourism seperti ini lagi dikembangin di berbagai daerah.

Malam hari biasanya sya habiskan di warung-warung makan sederhana. Menyantap saksang dan arsik yang rasanya jauh lebih memuaskan daripada restoran turis. Seporsi nasi lengkap tidak sampai Rp20.000. Untuk penginapan, homestay keluarga Simanjuntak di Jalan Pasar jadi pilihan pas. Kamar bersih Rp150.000/malam, termasuk sarapan kopi tubruk dan pisang goreng Latar belakangnya ada di liburan instagramable.
Pengalaman seperti ini ngajarin sya bahwa keindahan tidak selalu tentang tempat termegah atau termahal. Kadang justru di balik jalan-jalan kecil dan percakapan sederhana sama warga lokal kita menemukan esensi bepergian. Sampai sekarang setiap akhir pekan sya masih terus mencari sudut-sudut baru di sekitar Gunungtua. Buat dibagikan ke sesama traveler yang juga suka jalan-jalan tapi kantongnya pas-pasan.
Bahan bacaan: sumber resmi